5 Software yang Paling Banyak Dibajak
Sebagai pengguna Windows, kalian pastinya membutuhkan software-software tambahan untuk menunjang pekerjaan kalian. Windows layaknya Android memiliki keuntungan dari segi kuantitas pengguna. Sampai Saat ini sistem operasi besutan Microsoft itu memiliki jumlah pengguna terbesar di Dunia. Dengan banyaknya pengguna Windows, tentu banyak aplikasi yang berlomba-lomba membuat aplikasi untuk Windows. Dimulai dari yang berbayar hingga yang gratisan pun ada.
Walaupun sudah ditawari software gratisan, tampaknya pengguna Windows
cenderung memilih software yang berbayar. Tetapi sebagian pengguna
Windows tersebut menggunakan software berbayar secara "gratis" alias
menggunakan crack, patch, keygen atau activator yang bertebaran di
Internet. Masalah utama dari pembajakan tersebut adalah harga.
Berikut adalah software-software yang paling banyak dibajak pengguna Windows versi Software182 :
1. Microsoft Office
Seri Microsoft Office sudah sejak dahulu terkenal dengan fiturnya yang powerful. Bisa dibilang OS Windows tanpa Microsoft Office akan terasa hambar. Microsoft Office memang patut diacungi jempol karena dapat membantu penggunanya dengan mudah. Tampilannya yang user friendly membuat penggunanya akan dengan cepat menguasainya. Namun, dari segi harga, seri Microsoft Office ini tidak ramah di pengguna.
Bayangkan saja, untuk 1 buah lisensi Microsoft Office Home & Student 2013 seharga $139 ! itupun tidak mencakup seluruh fitur dari Microsoft Office layaknya Microsoft Office Professional Plus. Microsoft Office 2013 Professional Plus sendiri dihargai hingga $399 ! ( lihat disini ) Sangat mahal bukan ? Oleh karena itu banyak pengguna Microsoft Office yang memilih "jalan pintas" dengan menggunakan Aktivator untuk mengaktivasi Microsoft Office miliknya.
Bayangkan saja, untuk 1 buah lisensi Microsoft Office Home & Student 2013 seharga $139 ! itupun tidak mencakup seluruh fitur dari Microsoft Office layaknya Microsoft Office Professional Plus. Microsoft Office 2013 Professional Plus sendiri dihargai hingga $399 ! ( lihat disini ) Sangat mahal bukan ? Oleh karena itu banyak pengguna Microsoft Office yang memilih "jalan pintas" dengan menggunakan Aktivator untuk mengaktivasi Microsoft Office miliknya.
2. Internet Download Manager
Siapa yang tidak mengenal software magic ini ? yang suka download pasti wajib & kudu menggunakan
software downloader paling populer ini. Internet Download Manager
sebagai "raja" dari semua downloader memang menawarkan fitur yang
menggiurkan diantaranta adalah mempercepat proses download hingga 500%,
support berbagai macam OS Windows, Support resume download, Support
berbagai macam tipe browser dan lain sebagainya.
Harga dari IDM sendiri cukup terjangkau karena hanya $24.9. Reseller IDM untuk Indonesia pun sudah ada, dan kalian juga dapat menggunakan lisensi IDM tersebut selama seumur hidup. Namun, karena sebagian pengguna IDM tidak memiliki uang yang cukup / mungkin ada alasan lainnya, para penggunanya lebih memilih versi bajakannya dengan menggunakan patch & keygen.
Harga dari IDM sendiri cukup terjangkau karena hanya $24.9. Reseller IDM untuk Indonesia pun sudah ada, dan kalian juga dapat menggunakan lisensi IDM tersebut selama seumur hidup. Namun, karena sebagian pengguna IDM tidak memiliki uang yang cukup / mungkin ada alasan lainnya, para penggunanya lebih memilih versi bajakannya dengan menggunakan patch & keygen.
3. WinRAR
Satu lagi software jadul terpopuler. WinRAR sebagai salah satu
pioneer software kompresi dari rar-lab. Disetiap PC / Laptop, pasti
sebagian penggunanya memiliki WinRAR. WinRAR memang memiliki banyak
fungsi diantaranya untuk membuka file berekstensi RAR, CAB, ARJ, LZH,
TAR, GZ, ACE, UUE, BZ2, JAR, ISO, 7Z, Z. Padahal saat ini sudah banyak
alternatif WinRAR seperti Bandizip, 7zip, HaoZip yang menawarkan fitur
yang sama dengan WinRAR, namun sebagian pengguna tetap menggunakan
WinRAR sebagai software utama untuk membuka file arsip.
4. Adobe & Corel Family
Rasanya untuk para desainer, software-software dari Adobe & Corel Family sangat powerful untuk
digunakan. Software dari Adobe & Corel memiliki kans paling banyak
untuk dibajak, contohnya saja Adobe Photoshop & Corel Draw Graphic
Suite pastinya sebagian Desainer yang belum memiliki uang "terpaksa"
menggunakan versi bajakan software tersebut. Masalah harga adalah salah
satu alasan mengapa sebagian pengguna software Adobe & Corel
menggunakan versi bajakan.
5. Antivirus
Antivirus pun tidak luput dari pembajakan. Avast!, Kaspersky Internet
Security, ESET, BitDefender adalah beberapa contoh vendor antivirus yang
dibajak. Di Internet kita pastinya akan banyak menemukan lisensi, key
hingga username dan password. Ada juga trial reset serta Key Finder
untuk berbagai macam vendor Antivirus.
Nah, selain software-software diatas, menurut kalian software apa saja yang paling sering dibajak ? Tulis dikolom komentar :)



0 Response to "5 Software yang Paling Banyak Dibajak"
Post a Comment